Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perindo Sumut Salurkan 41 Hewan Kurban Serentak di 33 Kabupaten Kota, Perkuat Kepedulian Sosial
Advertisement . Scroll to see content

Desa Kaitetu Maluku Tengah Tunda Penyembelihan Hewan Kurban

Selasa, 20 Juli 2021 - 15:27:00 WIB
Desa Kaitetu Maluku Tengah Tunda Penyembelihan Hewan Kurban
Masjid tua Wapauwe di Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Masjid ini dibangun oleh Perdana Jamilu dan Orang Kaya Alahahulu pada 1441 Masehi. Foto: Antara/Shariva Alaidrus
Advertisement . Scroll to see content

AMBON, iNews.id - Desa Kaitetu menunda pemotongan hewan kurbanIdul Adha pada Rabu (21/7/2021). Penundaan ini sudah menjadi tradisi penyembelihan kurban dilakukan satu hari setelah Sholat Idul Adha.

"Tradisi berkurban pada perayaan Idul Adha masih bisa ditunda asalkan tidak lewat dari tiga hari, dan ini sudah kami praktikkan sejak Islam pertama kali masuk di desa kami," kata Penghulu Masjid Wapauwe, Kaitetu, Yusuf Yehehet, di Kaitetu, Selasa (20/7/2021).

Dia mengatakan, pemotongan hewan kurban Idul Adha 1442 Hijriah dilaksanakan pukul 08.00 WIT dan disemarakkan dengan pawai tarian hadrat oleh pemuda dan anak-anak Kaitetu. Perayaan ini dilakukan sambil mengarak kambing pertama yang akan disembelih di Masjid Wapauwe.

Pawai hadrat mengarak dua ekor kambing kurban dengan cara digendong keliling kampung sebelum diantarkan ke masjid merupakan ritual wajib setiap perayaan Idul Adha di desa itu. Hewan kurban sedekah warga Kaitetu dalam istilah setempat disebut kambing pamali.

Sebelum diarak, dua ekor kambing pamali dibedaki dan didandani dengan hiasan kalung bunga plumeria atau kamboja di tanduk dan lehernya, serta selempang kain putih melingkari tubuh. Seekor kambing didandani di rumah Raja Kaitetu, dan seekor lainnya di didandani di rumah Soa Nukuhaly, yang dalam silsilah pemerintahan adat Negeri Kaitetu, merupakan rumah keturunan para penasihat raja.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut