Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Rob Rendam 5 Desa di Sidoarjo, Ratusan Hektare Tambak Rusak
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Wilayah di Indonesia Telah Tenggelam, Nomor 3 Hanya Tersisa Satu Keluarga

Selasa, 31 Mei 2022 - 17:21:00 WIB
Deretan Wilayah di Indonesia Telah Tenggelam, Nomor 3 Hanya Tersisa Satu Keluarga
Sejumlah wilayah telah tenggelam karena disebabkan menurunnya permukaan tanah hingga abrasi. (Foto: maritim.go.id).
Advertisement . Scroll to see content

Namun, di Indonesia rupanya ada wilayah yang sudah tenggelam, yaitu : 

1. Pulau Karang Gandul serta Pulau Waton

Dua pulau di Banten, yaitu Pulau Karang Gandul serta Pulau Waton tenggelamn diduga karena terjadi pengikisan akibat tidak adanya pohon mangrove. 

Kepala Biro Pemerintah Setda Banten Sitti Ma’aini pada Juni 2015 menyampaikan, pulau yang tenggelam tersebut sudah tidak tampak lagi seperti pulau, hanya terlihat bagian ujungnya saja.

2. Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Wilayah ini juga perlahan tenggelam. Masjid Wal Adhuna menjadi saksi bagaimana Ibu kota Jakarta tenggelam perlahan akibat turunnya permukaan tanah serta naiknya air laut

Masjid Wal Adhuna ini berlokasi di balik tanggul besar penahan air laut di Pelabuhan Sunda Kelapa. Air laut sudah menggenangi hampir seluruh bangunan masjid, hanya tersisa atap masjidnya saja. Sebelum tenggelam, Masjid Wal Adhuna merupakan salah satu pusat ibadah di Kawasan Sunda Kelapa.

3. Desa Bedono di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Wilayah ini merupakan salah satu desa yang tenggelam akibat abrasi pantai utara. Terdapat dua dusun yang sudah tenggelam menjadi lautan, yaitu Dusun Senik dan Dusun Tambaksari. Pada 1980-an, air laut mulai masuk ke area pertanian sehingga warga membuat tambak. Air laut yang semakin naik menyebabkan dua dusun di Desa Bedono itu tenggelam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut