Danrem Binaiya Berikan Ratusan Alat Tulis dan Alkitab untuk Anak-Anak Pedalaman Pulau Seram
Arnold yang akan beralih tugas sebagai Inspektur Divisi Infanteri (Divif) 3 Kostrad menuturkan, bantuan peralatan belajar itu merupakan bagian dari program Walang Belajar yang digagasnya bersama jajaran Korem 151/Binaiya.
"Sudah ada 47 unit Walang Belajar yang dibuka di Maluku, mulai dari Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang berbatasan dengan Timor Leste hingga ke Pulau Buru," katanya.
Pembukaan walang belajar itu untuk membantu proses belajar mengajar anak-anak, khususnya di daerah pedalaman dan terisolasi serta sulit jaringan komunikasi, sehingga mempermudah anak-anak mengakses pelajaran.
Selama belum beralih tugas, dia akan terus bekerja membangun Maluku, termasuk pendidikan dan masa depan anak-anak di provinsi Seribu Pulau itu.
"Sebagai putra Maluku saya akan terus bekerja untuk membangun dan memajukan provinsi ini, terutama pendidikan anak-anaknya sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa," ucapnya.
Pendeta Glen Nahumury mengapresiasi dan berterima kasih atas kepedulian Danrem Binaya terhadap pendidikan anak-anak di pedalaman Pulau Seram.
"Saya akan membawa dan menyalurkan paket bantuan Danrem kepada anak-anak di empat desa terpencil di Kecamatan Inamosol. Bantuan ini sangat dibutuhkan dan membantu proses belajar mengajar anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," katanya.
Editor: Kurnia Illahi