Cuaca Buruk di NTT, 4 Rute Pelayaran dari dan ke Kupang Ditutup Sementara
Syamsuddin menambahkan penutupan sejumlah rute penyeberangan itu demi keselamatan penumpang, mengingat saat ini cuaca ekstrem sedang melanda perairan NTT.
Pihaknya juga tetap ikut perintah dari Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Bolok terkait dengan keberangkatan kapal. Sampai kapan jalur itu ditutup, dia mengaku melihat situasi dan kondisi beberapa hari ke depan.
“Untuk para peziarah yang sudah membeli tiket sejak Minggu kemarin, kami akan atur jadwal ulang, sambil menunggu cuaca membaik,” katanya.
Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga agar mewaspadai gelombang laut tinggi di Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat pertumbuhan bibit siklon 98S selama beberapa hari ke depan.
Pelaksana Tugas Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang BMKG Agung Sudiono Abadi mengatakan, kondisi itu berdampak tidak langsung terhadap cuaca di NTT berupa peningkatan tinggi gelombang, antara lain gelombang kategori sedang (1,25-2,5 meter) di perairan utara Flores, Selat Flores-Lamakera, Selat Sumba, Laut Sawu bagian utara, Selat Alor-Pantar, perairan Kupang-Rote, dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote.
Gelombang kategori tinggi (2,5-3 meter) berpeluang terjadi di Laut Sawu bagian selatan dan Saumdera Hindia selatan Kupang-Rote. Sedangkan gelombang kategori sangat tinggi (4-5 meter) berpeluang terjadi di Saumdera Hindia selatan Sumba-Sabu.
Editor: Donald Karouw