Contoh Kalimat Efektif Singkat Beserta Ciri-cirinya
Ciri kalimat efektif berikutnya adalah memiliki kata yang hemat. Artinya, kalimat yang disusun tanpa banyak kata, frasa, atau bentuk lain yang tidak perlu.
Contoh:
- Agung rajin olahraga agar supaya sehat. (kalimat tidak efektif)
- Agung rajin olahraga agar sehat. (kalimat efektif).
Kalimat efektif harus memiliki bentuk yang paralel atau sejajar. Artinya, jika suatu kalimat memiliki bentuk pertama kata benda, maka kalimat selanjutnya juga harus memiliki bentuk kata benda. Contohnya:
- Nangka muda supaya matang sempurna harus dipotong tipis, dicuci, dan kemudian merebusnya sampai matang. (kalimat tidak efektif).
- Nangka muda supaya matang sempurna harus dipotong tipis, dicuci, dan direbus sampai matang. (kalimat efektif)
Kecermatan penalaran artinya kalimat yang disusun tersebut tidak memiliki makna ganda.
Contoh:
- Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu menerima hadiah. (kalimat tidak efektif)
- Mahasiswa dari perguruan tinggi terkenal itu menerima hadiah. (kalimat efektif)
Kelogisan bahasa dalam suatu kalimat bisa dipahami sebagai ide yang terdapat dalam suatu kalimat dapat diterima dan dipahami oleh akal.
Contoh:
- Waktu dan tempat kami persilakan. (kalimat tidak efektif)
- Kepada Bapak Lurah, kami persilakan. (kalimat efektif)
Dalam menulis kalimat efektif harus mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Contoh:
- Ayah membeli obat di apotik. (kalimat tidak efektif)
- Ayah membeli obat di apotek (kalimat efektif).