Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Dangkal Getarkan Cirebon Jabar, Cek Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Jelaskan Penyebab Gempa M6,1 di Maluku Tengah dan Air Laut Naik

Rabu, 16 Juni 2021 - 15:33:00 WIB
BMKG Jelaskan Penyebab Gempa M6,1 di Maluku Tengah dan Air Laut Naik
Ilustrasi. Alat deteksi tsunami dan gempa bumi. (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara di Pulau Ambon dirasakan dalam skala intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. 

Hingga saat ini BPBD dan masyarakat setempat melaporkan adanya dampak kerusakan pada beberapa rumah tinggal. Salah satunya pagar gereja di Desa Sounulu, Kecamatan Tehoru, akibat dari gempa bumi tersebut. BPBD juga masih terus mendata kondisi dampak gempa bumi ini.

Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Namun, berdasarkan hasil observasi tinggi muka air laut di stasiun Tide Gauge Tehoru menunjukkan adanya kenaikan muka air laut setinggi 0,5 meter. Hal ini diperkirakan akibat dari longsoran bawah laut.

Hingga Rabu, 16 Juni 2021 pukul 13.35 WIB, hasil monitoring BMKG telah terjadi 13 gempa bumi susulan atau aftershock dengan magnitudo terbesar M3,5 . 

BMKG merekomendasikan kepada masyarakat, terutama di wilayah sepanjang Pantai Japutih sampai Pantai Atiahu Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Seram, Maluku untuk Waspada gempa bumi susulan dan potensi tsunami. Potensi ini akibat longsor ke/di bawah laut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut