JAKARTA, iNews.id – Sedikitnya 151 kali gempa bumi susulan (aftershock) terjadi di Laut Maluku pascagempa magnitudo 7,1 yang mengguncang wilayah tersebut pada Jumat (15/11/2019) dini hari. Dari seratusan rentetan gempa susulan tersebut, delapan di antaranya dirasakan warga setempat.
Update data BMKG per Sabtu (16/11/2019) pukul 09.00 Wita, gempa yang paling sering terjadi bermagnitudo antara 4-5 yaitu sebanyak 69 kali. Kemudian kekuatan di bawah magnitudo 4 terjadi 68 kali. Dan gempa di atas magnitudo 5 sebanyak 14 kali.
Gempa Hari ini Magnitudo 5,0 Guncang Jailolo Malut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Teranyar yakni gempa di Laut Maluku yang terjadi pagi tadi pukul 06.44 WIB atau 07.44 Wita. Getaran gempa dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
“Gempa Mag:5.0, 16-Nov-19 06:44:32 WIB, Lok:1.59 LU,126.45 BT (127 km BaratLaut JAILOLO-MALUT), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami,” tulis @infoBMKG, akun Twitter resmi BMKG, Sabtu (16/11/2019).
Sebelumnya gempa bumi dengan magnitudo 7,1 mengguncang Maluku Utara pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB atau Jumat (15/11/2019) pukul 00.17 Wita di 134 km Barat Laut Jailolo dengan kedalaman 73 Km. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami yang diakhiri pukul 01.45 WIB atau 02.45 Wita.