Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku Tenggara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Bentrok Berdarah di Maluku Tenggara, Kapolda : Hentikan Pertikaian, Ambil Jalan Damai

Selasa, 26 Juli 2022 - 11:47:00 WIB
Bentrok Berdarah di Maluku Tenggara, Kapolda : Hentikan Pertikaian, Ambil Jalan Damai
Sejumlah pastor memeluk warga dan mengajak untuk menghentikan pertikaian dua desa di Kabupaten Maluku Tenggara. (Foto : Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Pastor Lopez Sirken, salah satu pemuka agama di Malra mengimbau masyarakat yang bertikai untuk dapat menahan diri.

"Marilah basudara semua. Mohon tahan diri, tentu banyak yang mengalami sakit hati, banyak yang tidak terima kenyataan. Tapi berilah kesempatan kepada pemerintah, TNI, polisi dan tokoh adat, masyarakat, agama untuk membantu menyelesaikan masalah saat ini," kata Pastor Lopez.

Dia mengajak warga baik di dalam maupun luar daerah untuk tidak menyebarkan foto dan kata-kata yang dapat memprovokasi keadaan lewat media sosial.

"Marilah kita hentikan postingan foto dan kata-kata yang dapat menimbulkan multi tafsir, kenyataan di lapangan kadang berbeda dengan berita yang tersebar (hoaks)," ucapnya.

Diketahui bentrokan antarkelompok warga dari Desa Ohoiren dan Ohoidertutu di Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Malra kembali pecah pada Senin (25/7/2022). Bentrokan kedua warga ini awalnya terjadi pada Sabtu (23/7/2022).

Pemicunya lantaran ada korban perkelahian antarkelompok pemuda Desa Ohoidertutu dengan kelompok Desa Ohoiren pada Sabtu (23/7/2022) dini hari pukul 02.30 WIT di Ohoi Somlain.

Dalam pertikaian pada Sabtu itu mengakibatkan seorang warga meninggal dunia, yang memicu aksi balasan pada Senin. Polisi belum mengungkap berapa korban dan kerusakan akibat bentrok susulan. Namun, sedikitnya lebih dari satu rumah yang rusak dan sejumlah warga dari kedua pihak luka-luka.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut