Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Pejabat Kemensos Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Kapal Nelayan di Ende
Advertisement . Scroll to see content

AM Sangaji Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional 

Selasa, 10 Agustus 2021 - 08:36:00 WIB
AM Sangaji Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional 
Jokowi menyerahkan gelar pahlawan nasional kepada enam tokoh yang diterima pihak keluarga. Acara dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/10/2020). (Foto: Biro Pers Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

AMBON, iNews.id - Abdoel Moethalib (AM) Sangaji diusulkan menjadi pahlawan nasional. DPRD Maluku akan memperjuangkan aspirasi ini agar negara mengakui kepahlawanan AM Sangaji.

Wakil Ketua DPRD Maluku, Abdul Asis Sangkala menyebutkan, parlemen mendorong keluarga untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait itu. Sedangkan DPRD akan mengawal aspirasi tersebut hingga ke tingkat pemerintah pusat.

"Agar proses selanjutnya bisa final sampai ke Kementerian Sosial," kata Abdul Asis, Senin (9/8/2021).

Dia menyebutkan, Komisi IV DPRD Maluku telah mengadakan rapat bersama Plh Sekda, Kadis Sosial dan keluarga almarhum AM Sangaji mengenai aspirasi ini. AM Sangaji, tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia yang lahir di Desa Rohomini, Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah dianggap patut menyandang gelar pahlawan nasional.

"Dia juga turut mendirikan organisasi Sarikat Islam atau sebelumnya dikenal dengan Sarikat Dagang Islam pada 1912 bersama tokoh nasional lainnya seperti Oemar Said Tjokroaminoto," kata Asis.

Nama AM Sangaji sudah sejak lama diabadikan pemerintah daerah pada sebuah ruas jalan raya di Kota Ambon. Sangaji merupakan salah satu tokoh pejuang perintis kemerdekaan yang juga dijuluki Jago Tua.

Sangaji mengikuti pendidikan dasar sekolah Belanda yang bernama HIS dan sempat melanjutkannya sampai tingkat menengah atau disebut MULO. Dia aktif mendirikan Balai Pengadjaran dan Pendidikan Rakjat serta mengelola Neutrale School untuk menampung anak-anak sekolah dari kalangan bumi putera. 

Ketika mendengar berita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, AM Sangaji melakukan perjalanan dari Samarinda ke Banjarmasin untuk bertemu dengan pemimpin BPRI. Sepanjang perjalanan Sangaji menyebarkan berita kemerdekaan bangsa Indonesia dan mengibarkan bendera merah putih.

Editor: Erwin C Sihombing

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut