4 Pemuda di Ternate Babak Belur, Diduga Dipukuli Sejumlah Oknum Polisi
Sementara korban Rusian Rahman mengatakan, kejadian penganiyaaan brutal terjadi saat dia berjualan buah di depan Pasar Barito Gamalama pukul 04.00 WIT. Saat itu dia sedang berjualan ketika melihat ada pengeroyokan.
Dia lantas merekam aksi tersebut, namun didatangi polisi yang memintanya agar menghapus video tersebut. Permintaan itu diiyakan korban. Bahkan dia memberikan langsung HP-nya ke polisi agar rekaman video dihapus.
Tetapi kemudian dia malah digiring ke tempat yang gelap di depan Rusunawa Gamalama oleh seorang anggota dan diikuti tiga lainnya dari belakang. Mereka kemudian menghajarnya hingga lebam di bagian wajah serta luka di pelipis mata kiri.
"Kejadian itu pas di depan saya, jadi saya rekam. Namun ada anggota lain yang lihat, dia minta agar hapus video. Saya berikan HP ke mereka, namun tiba-tiba saya diseret ke tempat gelap lalu dipukul," kata Rusian.
Atas kejadian itu, korban langsung membuat laporan ke Propam Polda Maluku Utara untuk diproses.