Untuk sewa perahu seharga Rp150.000-250.000. Selama menyusuri hutan mangrove dengan perahu, pengunjung akan diajak mengamati rimbunnya pohon mangrove dan ekosistem di sekitar hutan tersebut, seperti jenis burung-burung lokal dan transmigrasi, beberapa jenis ikan dan kepiting. Setelah itu, pengunjung akan melakukan tracking untuk masuk ke dalam hutan.
Tenang saja, jalur tracking sudah disediakan oleh pengelola, jadi aman untuk dilalui. Di dalam hutan, pengunjung bisa melihat nelayan yang sedang mencari kepiting.
Setelah berjalan cukup lama, pengunjung akan tiba di jembatan di dalam hutan mangrove. Di situ, pengunjung bisa beristirahat dan makan di pondokan. Mayoritas makanannya berupa seafood. Pengunjung juga bisa berfoto dengan latar belakang hutan mangrove.
Setelah menikmati suasana di pondokan, pengunjung akan diajak ke tempat pemeliharaan bibit mangrove. Pengunjung bisa menanam bibit mangrove disitu dan bisa ditandai sebagai kenang-kenangan. Setelah puas melihat bibit mangrove, pengunjung akan diajak balik menyusuri hutan mangrove menuju tempat awal perahu berlabuh.
4. Pantai Kerang Mas
Pantai Kerang Mas berlokasi di Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai. Pantai ini sudah sejak lama menjadi wisata favorit, sehingga sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat sekitar.