Taman itu dibangun pada 1981 dengan luas area mencapai 800 meter persegi. Di taman ini terdapat monument dengan mercusuar atau lampu kapal untuk mengenang dahsyatnya letusan Gunung Krakatau pada 1883 silam.
Lampu kapal itu terdampar saat gelombang tsunami letusan Krakatau menerjang Lampung.
Fasilitas di Taman Dipangga ini di antaranya patung gajah, beruang, badak dan rumput serta pohon. DI lokasi itu juga ada monument bersejarah yang sederhana. Di atas monument terdapat pelampung lampu rambu kapal terbuat dari besi yang konon terbawa gelombang tsunami dari Selat Sunda.
Pada dinding monument, terdapat relief yang mengisahkan aktivitas masyarakat sebelum tsunami akibat letusan Gunung Krakatau.
Juga ada relief yang menggambarkan kepanikan masyarakat mengungsi sambil membawa barang-barang di atas kepala. Terdapat juga relief Krakatau yang meletus.