Ratusan Warga Pulau Sebesi yang Terdampak Tsunami Kembali ke Rumah
Salah satu warga Pulau Sebesi, Saleh mengatakan, dia langsung membersihkan rumahnya setelah pulang dari pengungsian. “Bersih-bersih dulu setelah 10 hari ditinggal,” kata Saleh, warga Dusun Tejang, Pulau Sebesi.
Di sekitar pantai, masyarakat tengah bergotong royong memindahkan kapal yang terhempas gelombang tsunami hingga ke daratan dan menghancurkan rumah warga. Beberapa nelayan juga terlihat sedang menyiapkan perahunya untuk melaut, Senin (7/1/2019). Kapal-kapal motor ukuran sedang di pelabuhan untuk mengangkut hasil bumi serta mengangkut warga menuju Pelabuhan Canti.
Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan Desa setempat Junaidi yang ditemui di kantor desanya berharap seluruh warga bisa secepatnya kembali ke rumahnya masing-masing. “Mudah-mudahan semua bisa kembali normal seperti semula karena baru sebagian warga yang kembali dari pengungsian,” kata Junaidi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan I Ketut Sukerta mengatakan, rombongan pengungsi dari Lapangan Tenis Indoor Kalianda dibawa menggunakan enam kendaraan yakni, dua mobil truk dari kodim, satutruk Pol PP, satu bus Dinas Perhubungan, dan dua bus pemkab setempat.
Ketut meminta kepada seluruh pengungsi memperhatikan keluarganya masing-masing dan selalu mengikuti petunjuk dan arahan dari petugas selama di perjalanan. “Tolong hati-hati, dan sesampainya di Pulau Sebesi tetap waspada. Jika ada tsunami, jangan panik, segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi,” ujar Ketut.
Editor: Maria Christina