Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nobar Film Pesta Babi di Universitas Mataram Dibubarkan Rektorat, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Peserta Membeludak, Vaksinasi Merdeka di Bandarlampung Dibubarkan

Rabu, 08 September 2021 - 16:32:00 WIB
Peserta Membeludak, Vaksinasi Merdeka di Bandarlampung Dibubarkan
Serbuan vaksinasi Merdeka yang digelar Polresta Bandarlampung terpaksa dibubarkan lantaran memicu kerumunan massa. (Foto: MNC Portal/Andres Afandi)
Advertisement . Scroll to see content

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Serbuan vaksinasi Merdeka yang digelar Polresta Bandarlampungdibubarkan lantaran jumlah peserta membeludak hingga memicu kerumunan massa, Rabu (8/9/2021). 

Ribuan warga yang sudah antre di Masjid Al Furqon, Teluk Betung Selatan sejak pagi pun kecewa lantaran tidak mendapat jatah vaksin gratis tersebut. 

Banyaknya warga yang mengikuti vaksinasi Merdeka itu membuat petugas kewalahan. Mereka akhirnya membubarkan warga untuk mencegah kerumunan semakin bertambah karena tingginya antusiasme warga untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

Serbuan vaksinasi Merdeka yang digelar Polresta Bandarlampung terpaksa dibubarkan lantaran memicu kerumunan massa. (Foto: MNC Portal/Andres Afandi)
Serbuan vaksinasi Merdeka yang digelar Polresta Bandarlampung terpaksa dibubarkan lantaran memicu kerumunan massa. (Foto: MNC Portal/Andres Afandi)

Peserta vaksinasi, Santi mengaku sebagian warga sudah mengantre sejak pagi.

“Saya juga sudah menunggu sejak pagi, tapi banyak banget yang pada ikut vaksin,” katanya.

Meski kecewa karena gagal mendapatkan vaksinasi, sebagian warga lain memilih bertahan menunggu di luar lokasi.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno mengaku akan berkoodrinasi dengan dinas kesehatan untuk menambah dosis vaksin agar target vaksinasi di Provinsi Lampung dapat segera tercapai.

Berdasarkan data Kementrian Kesehatan, Provinsi Lampung merupakan provinsi terendah pencapaian vaksinasi. Hingga saat vaksinasi tahap pertama baru mencapai angka 13 persen dari target 14 juta dosis vaksinasi.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut