Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prajurit TNI Tewas Diduga Ditembak Rekannya usai Keributan di Tempat Hiburan Malam
Advertisement . Scroll to see content

Pegawai Disdukcapil dan Warga Bandarlampung Ribut Perkara Akta Kelahiran

Rabu, 01 September 2021 - 19:21:00 WIB
Pegawai Disdukcapil dan Warga Bandarlampung Ribut Perkara Akta Kelahiran
Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Disdukcapil Kota Bandarlampung (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANDARLAMPUNG, iNews.id -Keributan terjadi di Gedung di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bandarlampung. Pegawai dan satu warga itu ribut perkara akta kelahiran.

Kepala Disdukcapil Kota Bandarlampung, A Zainuddin mengatakan, insiden ini terjadi pada Rabu (1/9/2021). Saat itu, ada warga yang hendak membenarkan nama di kartu keluarga. Petugas kemudian meminta data atau berkas akta kelahiran sebagai salah satu syarat.

"Jadi warga itu datang ingin membenarkan nama di kartu keluarga, kemudian diminta kelengkapan berkas-berkas yang menyatakan bahwa orang yang ada di KK itu benar-benar keluarganya, tapi warga ini malah bilang 'begitu saja harus ambil akte kelahiran', kemudian terjadilah ketegangan antar keduanya," kata Zainudin, Rabu (1/9/2021).

Atas kejadian, lanjut dia, pihaknya langsung melerai dan mengajak yang bersangkutan ke ruangan dan mencari duduk permasalahannya serta menjelaskan bahwa untuk mengubah data kependudukan tidak bisa sembarangan karena memang berkas-berkas pendukung harus lengkap.

Atas kesalahpahaman tersebut telah menegur stafnya agar dapat melayani dan bersikap baik kepada masyarakat yang datang guna mengurus berkas-berkas kependudukan.

Sementara itu, Rendi Aditya, warga yang diduga menjadi korban penganiayaan ataupun pemukulan oleh staf di Disdukcapil Bandarlampung telah melaporkan oknum yang menganiaya dirinya ke Polresta Bandarlampung.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut