Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Buru Rusa Sambar Pakai Senapan Rakitan, 5 Warga Tanggamus Berakhir di Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Korban Penyiksaan Ibu Tiri di Bandar Lampung Trauma, Keluarga Berharap Ada Terapi Mental

Sabtu, 14 Desember 2019 - 15:25:00 WIB
Korban Penyiksaan Ibu Tiri di Bandar Lampung Trauma, Keluarga Berharap Ada Terapi Mental
Tangan AM yang melepuh usai dibakar di atas kompor gas oleh ibu tiri di Pesawaran, Lampung. (Foto: iNews/Andres Afandi)
Advertisement . Scroll to see content

PESAWARAN, iNews.id – Selain luka fisik, bocah yang tangannya dibakar ibu tiri di Pesarawan, Lampung, juga menderita trauma mental. Selain sering terlihat melamun, korban kerap tiba-tiba lari sambil tertawa ataupun menangis tanpa sebab.

AM (10), korban penganiayaan ibu tiri bernama Putri Indah Lestari, kini tinggal bersama bibinya, Rosita di rumah nenek di Desa Talang, Kelurahan Gedung Pakuon, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung. Menurut sang bibi, pascapenyiksaan itu keponakannya kerap berperilaku aneh.

“Kadang tiba-tiba lari-larian, nangis terus ketawa sendiri,” kata Rosita, Kamis (12/12/2019).

Selain trauma mental, kini AM enggan pulang ke rumah ayahnya. Dia merasa lebih aman tinggal dengan bibi.

Rosita menambahkan, untuk saat ini sekolah AM berhenti dulu hingga tangannya sembuh. Setelah itu, baru daftar sekolah lagi. Sehari-hari, AM lebih suka menghabiskan waktu dengan tidur dan menonton televisi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut