Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Napak Tilas Restu Pendirian NU, Gus Yahya Lepas Longmars dari Bangkalan ke Jombang
Advertisement . Scroll to see content

Klaim Kantongi 430 Suara, Gus Yahya: Jangan Berlebihan Maknai Kompetisi

Kamis, 23 Desember 2021 - 16:08:00 WIB
Klaim Kantongi 430 Suara, Gus Yahya: Jangan Berlebihan Maknai Kompetisi
Calon ketua umum PBNU Gus Yahya saat konferensi pers terkait banyaknya dukungan di Muktamar ke-34 NU, Kamis (23/12/2021). (Foto: Koran SINDO/Abdul Hakim)
Advertisement . Scroll to see content

"Muktamar ini adalah hal biasa saja, tentu ada yang menang dan tidak. Jangan berlebihan memaknai kompetisi seolah-olah akan ada musibah atau bencana besar," ujar Gus Yahya saat konferensi pers di Media Center, Gedung Rektorat UIN Raden Intan Bandarlampung, Kamis (23/12/2021).

Menurut Gus Yahya, meski kadang diwarnai ketegangan, dinamika dalam muktamar itu adalah hal yang wajar. Selain itu, soal pemilihan juga telah diatur jelas dalam AD/ART organisasi maupun tata tertib muktamar. 

Disinggung apakah akan ada kompromi dengan kubu KH Said, Gus Yahya menyatakan, hal itu sangat mungkin terjadi. "Namun sampai sekarang belum ada kompromi itu. Tapi hal itu sangat mungkin dilakukan," tandasnya. 

Pengasuh Ponpes Raudhatut Thalibin Rembang, Jawa Tengah ini menegaskan, NU akan tetap kokoh di masa mendatang. Apalagi, laporan pertanggungjawaban kepengurusan PBNU periode 2015-2020 telah diterima para muktamirin meski ada beberapa catatan. Hal ini menjadi modal untuk melakukan evaluasi sekaligus membangun kepengurusan yang lebih baik di masa mendatang. 

Menurut jadwal, sidang pemilihan ketua umum PBNU digelar malam ini setelah seluruh sidang komisi rampung. Namun hingga sore ini, lokasi sidang pemilihan belum ditetapkan setelah rencana di Ponpes Darussa'adah, Lampung Tengah dibatalkan.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut