Geger, Belasan Kucing Mati Dibantai Penderita Gangguan Jiwa di Pesawaran Lampung
Sementara itu, Ketua RT 04 dusun 3 desa Sukajaya Lempasing, Yuyun, mengaku tidak pernah melihat secara langsung pembantaian kucing tersebut. Namum, telah banyak warga yang melihat L, yang diduga pelaku, seperti mengejar-ngejar kucing menggunakan tali. Ada warga yang mengaku melihatnya dua hari lalu.
“Pelaku tidak pernah membunuh orang, tapi usil saja ke anak-anak. Kami khawatir kalau kucing ini habis, takutnya lari ke anak-anak,” katanya.
Yuyun mengatakan, dirinya sudah melakukan komunikasi dengan keluarga pelaku agar L diobati ke rumah sakit jiwa. Sebab, warga sangat khawatir perbuatannya akan dialihkan ke objek lain, termasuk warga setempat. “Keluarganya sudah setuju, tapi semuanya kembali kepada mereka,” katanya.
Terpisah, Komunitas Cat Rescue Lampung (CRL) Berliani Hutagalung mengatakan, pelaku pembantaian belasan kucing yang ditemukan oleh warga di pinggir pantai Sukajaya Lempasing merupakan seorang yang mengalami gangguan jiwa.
Dia menjelaskan, setelah mendapatkan informasi dari media sosial Facebook, pihaknya bersama tim langsung mendatangi lokasi. Dari informasi yang didapatkan, si pelaku pernah melakukan kekerasan kepada anak-anak dengan mencekik dan memukuli mereka.