Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Buru Rusa Sambar Pakai Senapan Rakitan, 5 Warga Tanggamus Berakhir di Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Perajin Tempe di Lampung Terpaksa Kurangi Ukuran Agar Tetap Produksi

Rabu, 06 Januari 2021 - 08:56:00 WIB
Cerita Perajin Tempe di Lampung Terpaksa Kurangi Ukuran Agar Tetap Produksi
Perajin tempe di Bandalampung, Lampung (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Suyitno mengatakan, harga kedelai impor saat ini berkisar Rp9.000 per kilogram, di mana normalnya harga bahan pokok membuat tempe tersebut berkisar Rp6.800 sampai Rp7.000 per kilogramnya.

"Kenaikan harga kedelai ini sudah dari tiga bulan lalu. Naik harga bertahap dari Rp100, Rp200 hingga sekarang sampai Rp2.000 per kilogram naiknya," kata dia.

​​​​Menurutnya, kenaikan itu menjadi ujian berat bagi perajin, apalagi sekarang sedang dalam masa pandemi Covid-19 di mana rata-rata sudah mengurangi jumlah produksinya.

"Sebelum pandemi saya bisa produksi 80 kilogram sehari, di masa Covid-19 ini kita kurangi sedikit sekitar 60 kg sampai 70 kg sehari," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut