Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duduk Perkara Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung Utara
Advertisement . Scroll to see content

Bentrok Warga dengan Sekuriti Perusahaan di Tulang Bawang Berujung Laporan ke Polda Lampung

Kamis, 09 November 2023 - 21:13:00 WIB
Bentrok Warga dengan Sekuriti Perusahaan di Tulang Bawang Berujung Laporan ke Polda Lampung
Bentrok dengan perusahaan di Tulang Bawang, Lampung hingga melukai tiga orang. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

BANDAR LAMPUNG, iNews.id - Warga diduga menjadi korban kekerasan sekuriti saat bentrokan dengan perusahaan di Kabupaten Tulang Bawang melapor ke polisi, Kamis (9/11/2023). Laporan tersebut dilakukan ke Polda Lampung

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadillah Astutik ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan warga. Saat ini, kata dia tengah mempersiapkan pemanggilan terhadap saksi-saksi untuk dimintai klarifikasi.

"Iya mereka sudah datang untuk melapor ke SPKT Polda Lampung," ujar Umi, Kamis (9/11/2023).

Sebelumnya, sebanyak tiga orang mengalami luka akibat peristiwa bentrok yang terjadi antara kelompok masyarakat dan perusahaan PT Sweet Indo Lampung (SIL) di Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (8/11/2023). 

Berdasarkan video dan foto yang diterima, tampak perekam didatangi oleh puluhan sekuriti Perusahaan PT SIL dengan dibekali pentungan serta kayu.

Kemudian dalam video lainnya, terlihat seorang pria mengalami luka pada hidungnya dan tengah dilakukan perawatan di rumah sakit.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik mengatakan, bentrok tersebut terjadi lantaran lahan milik PT SIL diduduki oleh kelompok Zaidi Cs. Pihak perusahaan kemudian melakukan pengusiran.

"Lahan PT SIL yang memiliki sertifikat HGU ini diduduki oleh kelompoknya Zaidi cs. Maka pihak perusahaan mencoba mengusir mereka dari lahan tersebut," kata Umi.

Awalnya, kata dia kelompok Zaidi Cs telah diingatkan oleh pihak perusahaan namun tidak digubris sehingga akhirnya dilakukan pengusiran secara paksa.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut