Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, BMKG Pasang Alat Sensor

Rabu, 02 Januari 2019 - 08:17:00 WIB
Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, BMKG Pasang Alat Sensor
Petugas BMKG memasang alat pengukur ketinggian air atau water level untuk antisipasi erupsi Gunung Anak Krakatau di Pelabuhan Pulau Sebesi, Lampung Selatan, Selasa (1/1/2019). (Antara/Sigid Kurniawan)
Advertisement . Scroll to see content

BMKG dan Badan Geologi juga terus memantau perkembangan Gunung Anak Krakatau. Masyarakat dapat memantau perkembangan beritanya hanya dari aplikasi InfoBMKG dan aplikasi Magma Indonesia.

Hal ini ditujukan karena banyaknya informasi hoaks yang tak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranyya. Salah satunya informasi soal rekaman audio selama 1 menit 34 detik yang isinya memmprediksikan Gunung Anak Krakatau akan meletus dan memicu gempa 8 skala richter di wilayah Lampung dalam waktu dekat.

Diketahui, Gunung Anak Krakatau merupakan salah satu gunung api di dalam laut yang paling aktif di dunia. Usai erupsi dan memicu tsunami pada Sabtu (22/12), kini ketinggiannya tinggal 110 meter dari permukaan laut (mdpl), dari sebelumnya setinggi 338 mdpl. Sebagian material gunung dipastikan telah jatuh luruh ke laut yang kemudian diduga memicu terjadinya tsunami Selat Sunda pada kawasan pesisir Lampung dan Banten.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut