Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Studi Banding ke Mimika, Legislator Perindo Boven Digoel Dorong Perda Perlindungan Naker
Advertisement . Scroll to see content

Anggota DPRD Lampung Tengah Tembak Warga Hingga Tewas jadi Tersangka

Minggu, 07 Juli 2024 - 14:11:00 WIB
Anggota DPRD Lampung Tengah Tembak Warga Hingga Tewas jadi Tersangka
Anggota DPRD Lampung Tengah ditetapkan tersangka kasus penembakan warga hingga tewas saat prosesi presepi pernikahan. (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

LAMPUNG TENGAH, iNews.id – Polisi menetapkan anggota DPRDLampung Tengah, Muhammad Saleh Mukadam (42) sebagai tersangka kasus penembakan dalam acara resepsi pernikahan.

Mukadam dijerat pasal berlapis dalam kasus penembakan yang menewaskan warga bernama Salam (35) tersebut.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit mengatakan, penetapan Mukadam sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara.

"Tadi malam, kami telah melakukan gelar perkara atas kasus penembakan ini. MSM resmi ditetapkan sebagai tersangka," ujar Andik, Minggu (7/7/2024).

Menurut Andik, politisi Partai Gerindra ini dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 359 dan pasal Undang-Undang Darurat.

Atas pasal yang menjeratnya tersebut, kata Andik, Mukadam terancam hukuman 20 tahun penjara. Usai ditetapkan sebagai tersangka, Mukadam kemudian ditahan di Mapolda Lampung.

"Kami menerapkan Pasal 359 ayat 1 KUHPidana tentang kelalaian yang menyebabkan meninggal nyawa seseorang dan undang-undang darurat nomor 12 tahun 51 tentang kepemilikan senjata api. Untuk hukumannya 5 tahun dan 20 tahun penjara," ungkap Andik. 

Sebelumnya, seorang warga bernama Salam (35) dikabarkan meninggal dunia lantaran terkena peluru nyasar dari pistol milik anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah berinisial MSM (42).

Peristiwa itu terjadi di Dusun 1 Mataram Ilir, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah, Sabtu (6/7/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut