Kerangka di Septic Tank Dikaitkan dengan Purnawirawan TNI yang Hilang
“Kita belum bisa mengatakan ini berapa persen karena ini masalah identitas. Alat bukti yang mendukung ke sana sudah ada, namun ada bukti kunci selain daripada DNA yang ditemukan Tim DVI. Kami mesti menunggu. Semoga hari ini sudah ada keterangan odontogram dan ini dokter gigi forensik masih ada di sini sehingga bisa kita bandingkan informasi antemortem sama yang didapat pada saat postmortem,” kata Jarot.
Dokter Forensik Polda Kepri, dr Agung sebelumnya mengatakan, pihaknya menemukan tanda-tanda kekerasan pada kerangka manusia yang ditemukan dalam septic tank di rumah di Jalan Melur Kilometer 8 Tanjungpinang, Minggu (18/2/2019). Tanda-tanda kekerasan itu di antaranya, tengkorak kepala yang retak, retakan di tulang hidung, tulang pipi patah, dan rahang bawah patah. Kemudian, ada retak di hampir seluruh rongga dada.
“Selain itu, saat ditemukan, kedua kaki kerangka manusia ini dalam keadaan terikat,” kata Dokter Frensik Polda Kepri, dr Agung.
Untuk sementara ini, Tim Forensik Polda Kepri telah merampungkan autopsi terhadap kerangka manusia yang ditemukan dalam septic tank. Polisi juga telah mengamankan barang bukti sejumlah properti yang dikenakan korban termasuk baju, celana, dan tali pinggang yang melekat saat kerangka ditemukan.
Editor: Maria Christina