Ungkap Jaringan Terorganisasi di Samarinda, Bripka Dedy Sniper Kampung Narkoba Ditangkap
Hasil penyelidikan, polisi menemukan pola peredaran narkoba di Gang Langgar berjalan secara sistematis. Para pelaku disebut membentuk jaringan pengawasan berlapis yang tersebar di sejumlah titik menuju lokasi transaksi.
“Sepanjang jalan sebelum mencapai ke Blok F terdapat 21 Pengawas yang memegang Handy Talky termasuk untuk menuntun pengguna yang akan membeli narkoba di Lapak GG Langgar Blok F,” ucapnya.
Setiap pengawas disebut memiliki tugas memantau pergerakan orang yang keluar masuk kawasan tersebut. Bahkan, pengendara yang datang berboncengan tidak diizinkan masuk bersama ke area penjualan.
“Kemudian pada Perempatan gang Blok F gang Langgar, Sniper (Pengawas) mewajibkan hanya 1 orang pengendara saja yang dapat masuk ke lokasi penjualan Narkoba tersebut. Apabila berboncengan salah satu harus turun dan menunggu di perempatan Blok F yang mana diawasi oleh para Sniper,” katanya.
Polisi juga mengungkap aktivitas penjualan sabu di kawasan itu telah berlangsung cukup lama. Dalam sehari, transaksi disebut bisa mencapai ribuan paket kecil sabu.