Tangis Haru Keluarga Antar Keberangkatan Satgas Pamtas RI-Malaysia ke Nunukan
Suasana haru terasa seusai prosesi pelepasan. Isak tangis istri, anak dan keluarga mengiringi keberangkatan personel Satgas. Seperti ekspresi istri Pratu Robiyanto. Tangisnya pecah saat mengantarkan keberangkatan sang suami ke medan tugas. Dengan penuh haru, keduanya berpelukan dan saling mendoakan. 
Dengan mata berkaca-kaca Ny Roby berpesan pada sang suami untuk menjaga diri dan melaksanakan tugas negara dengan sebaik-baiknya.
“Bang jaga diri baik-baik ya bang, selalu kasih kabar ya disetiap ada waktu dan jangan lupa ibadah serta berdoa tetap yang utama,” katanya pada sang suami.
Hal serupa juga dirasakan para istri prajurit dan sanak keluarga lainnya yang akan ditinggal tugas selama sembilan bulan. Hampir sebagian besar para istri dan keluarganya menangis haru melepas keberangkatan tugas sang suami, bahkan pemandangan menyentuh saat para prajurit mencium anak-anaknya yang masih balita.
Diketahui, sebanyak 450 prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 600 Modang ini akan menempati 25 pos perbatasan di sepanjang Kabupaten Nunukan dan akan mengawal beranda depan Nusantara, serta menjaga tegak dan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Editor: Kastolani Marzuki