Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Ini Hasilnya
"Mobil Innova Nopol KH 1326 BE tersebut masuk ke parit sedalam dua meter. Pada saat kejadian, kondisi air di dalam parit sedang pasang dengan ketinggian parit mencapai lebih dari dua meter," kata Nanda.
Dugaan sementara, kata Nanda, kecelakaan tunggal ini disebabkan human error atau kelalaian manusia. “Bisa terjadi, pengemudi pada saat itu dalam keadaan lelah dan mengantuk," ucapnya.
Polisi juga telah memeriksa kondisi fisik kendaraan dan ditemukan empat ban mobil masih dalam keadaan baik dan layak untuk digunakan. Selain itu, kondisi mobil dengan posisi terbalik dan kondisi air pasang membuat seluruh korban terjebak di dalam.
Lokasi kecelakaan tersebut tidak jauh dari rumah warga, namun ketinggian air yang mencapai lebih dari dua meter dan berlumpur membuat warga sekitar kesulitan untuk memberikan pertolongan.
"Empat jenazah dibawa ke rumah duka di Jalan Nurul Iman Kelurahan Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir, dan dua korban atas permintaan keluarga dibawa ke Kecamatan Mentangai, Kabupaten Kapuas," jelasnya.
Berdasarkan pantauan di rumah duka, para pelayat bergantian datang memberikan penghormatan terakhir. Rencananya, pemakaman akan berlangsung di Komplek TPU Pasar Kamis, Senin (18/7/2022).
Sebelum menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Kalimantan Timur, Masrawan sebelumnya pernah mengisi posisi sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pulang Pisau, Kepala Kantor Kemenag Kapuas, dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah.
Editor: Kastolani Marzuki