Per 20 November Bandara APT Pranoto Samarinda Ditutup Sementara
Untuk perbaikan taxiway sendiri panjangnya 100 meter dari total panjang taxiway 160 meter dengan pembiayaan dari APBD Kaltim senilai Rp3 Miliar.
Untuk proyek yang kedua yakni pemasangan lampu runway, kata dia, nilainya Rp12 miliar bersumber APBN dan pengelolaannya dari Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Kementerian Perhubungan.
"Selama ini di Bandara APT Pranoto, telah terjadi gagal pendaratan karena cuaca buruk, dengan telah adanya AFL ini akan membantu pendaratan pesawat," ujar dia.
Selama perbaikan, semua penerbangan dari dan ke Samarinda dialihkan ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.
Dodi mengaku, telah berkoordinasi dengan semua maskapai yang ada di Bandara APT Pranoto terkait adanya Notice to Airmen atau NOTAM untuk pemberitahuan pengalihan sementara penerbangan.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal