Tiba di depan PT Schlumberger, Batakan, Balikpapan Timur, motor yang dikemudikan TI mengurangi kecepatannya. Ironisnya, AT yang saat itu berada di belakang motor orang tuanya panik.
Seketika mobil pun menabrak orang tuanya yang berada di depannya. Keduanya pun terpental dan terlindas mobil Innova yang dikemudikan AT. Korban pun tergeletak dan saat diperiksa sudah tidak bernyawa akibat luka berat.
Kompol Ropiyani mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum meminta keterangan terhadap yang bersangkutan lantaran kondisinya masih trauma berat.
“Anak korban pasti trauma, sedih yang pasti karena dia tahu orang tuanya,” ujarnya saat meninjau kembali lokasi kecelakaan.
Dia menuturkan, saat ini AT masih berduka atas kecelakaan tersebut. Jenazah ayahnya, Peltu Kris, anggota TNI dan ibunya, Mujiyati sudah dimakamkan di kampung halamannya di Samarinda.