Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cekcok Soal Daging Kurban, Pria di Samarinda Pukul Rekan Kerja dan Bakar Bangunan Proyek
Advertisement . Scroll to see content

Ibu Kota Kalimantan Timur, Begini Sejarah Kota Samarinda dan Asal Usulnya

Selasa, 23 Agustus 2022 - 16:51:00 WIB
Ibu Kota Kalimantan Timur, Begini Sejarah Kota Samarinda dan Asal Usulnya
Jembatan Mahakam salah satu ikon Kota Samarinda yang merupakan Ibu Kota Kalimantan Timur. (Foto: repro. Bappeda Samarindakota)
Advertisement . Scroll to see content

Kepadatan penduduk Kota Samarinda mencapai 1.147 jiwa/km2 dengan kecamatan terpadat yaitu Kecamatan Samarinda Ulu sebesar 5.744 jiwa/km2 dan kecamatan dengan kepadatan terendah yaitu Kecamatan Palaran sebesar 267 jiwa/km2. 

Sejarah Kota Samarinda

Sebelum dikenalnya nama Samarinda, kawasan ini termasuk dalam Kerajaan Kutai Kartanegara yang berdiri pada tahun 1300 M di Kutai Lama, sebuah kawasan di hilir Sungai Mahakam dari arah tenggara Samarinda.

Masjid Islamic Center Samarinda, Tempat Ibadah di Samarinda Kalimantan Timur. (Foto: Instagram fisa_des87)
Masjid Islamic Center Samarinda, Tempat Ibadah di Samarinda Kalimantan Timur. (Foto: Instagram fisa_des87)

Dikutip dari laman samarindakota.go.id, Kerajaan Kutai Kartanegara merupakan daerah taklukan (vasal) dari Kerajaan Banjar yang semula bernama Kerajaan Negara Dipa, ketika dipimpin oleh Maharaja Suryanata, sezaman dengan era Kerajaan Majapahit (abad ke-14-15 M).

Pusat Kerajaan Kutai Kartanegara di Kutai Lama semula di Jahitan Layar, kemudian berpindah ke Tepian Batu pada tahun 1635, setelah itu pindah lagi ke Pemarangan (Jembayan) pada tahun 1732, terakhir di Tenggarong sejak tahun 1781 hingga 1960. Penduduk awal yang mendiami Kalimantan bagian timur adalah Suku Kutai Kuno yang disebut Melanti termasuk ras Melayu Muda (Deutro Melayu) sebagai hasil percampuran ras Mongoloid, Melayu, dan Wedoid yang migrasi dari Semenanjung Kra pada abad ke-2 Sebelum Masehi (SM).

Pada abad ke-13 Masehi (tahun 1201–1300), sebelum dikenalnya nama Samarinda, sudah ada perkampungan penduduk di enam lokasi yaitu, Pulau Atas, Karang Asam, Karamumus (Karang Mumus), Luah Bakung (Loa Bakung), Sembuyutan (Sambutan) dan Mangkupelas (Mangkupalas). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut