Doa agar Haid Cepat Keluar Menurut Islam, Arab, Latin Beserta Artinya
Doa tersebut disebutkan dalam kitab Dzurratun Nasihin karya Utsman bin Hasan Ahmad Syakir al Khubawi.
Perempuan yang mengalami haid dilarang menjalankan ibadah sholat, membaca dan menyentuh Mushaf Al Quran, masuk masjid, wudhu, puasa, thawaf, dan bersetubuh.
Keharamannya ditetapkan oleh Al-Quran Al-Kariem berikut ini:
وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ وَلا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّى يَطْهُرْنَ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
"Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: `Haidh itu adalah suatu kotoran`. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (QS Al-Baqarah: 222)
Namun, perempuan haid boleh memotong rambut dan kuku karena hal itu bukan hal yang terlarang dan landasan syar'i atas larangan hal itu tidak berlandaskan dalil Quran maupun sunnah, kecuali hanya nalar manusiawi.
Itulah doa agar haid cepat keluar menurut Islam yang bisa diamalkan kaum muslimah.
Wallahu A'lam
Editor: Kastolani Marzuki