Hingga kini, Satbrimob Polda Kaltim sudah mengirimkan lima SSK untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia. Saat aksi rusuh di Papua, Polda Kaltim juga memberangkatkan empat SSK. Sampai hari ini mereka masih bertugas di Polda Papua Barat satu SSK, di Polda Papua tiga SSK, dan sekarang satu SSK di Polda Metro Jaya.
“Harap diingat, meski ke Jakarta, ini bukan jalan-jalan,” ujar Gunawan.
Seperti diketahui, Jakarta tengah diramaikan oleh aksi-aksi demontrasi mahasiswa. Mereka menentang revisi Rancangan KUHP dan UU KPK yang baru. Revisi pada KUHP dianggap mencampuri privasi dan melanggar hak-hak warganegara, sementara revisi UU KPK dinilai melemahkan lembaga antikorupsi tersebut.
Pada kesempatan terpisah, Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Mulyadi SIK mengatakan, penugasan ini karena para prajurit Brimob Polda Kaltim sukses melaksanakan tugas-tugas sebelumnya.
“Karena itu kita dipercaya kembali untuk tugas ini. Laksanakan dengan baik, ikhlas, dan sepenuh hati,” kata Kombes Mulyadi.
Editor: Maria Christina