Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mesin Boiler Pabrik Kayu Lapis di Pangkalan Bun Kobar Meledak, 3 Pekerja Luka-luka
Advertisement . Scroll to see content

Update Ledakan Pabrik Kayu Lapis di Pangkalan Bun Kobar, 2 Korban Masih Dirawat

Jumat, 22 September 2023 - 18:29:00 WIB
Update Ledakan Pabrik Kayu Lapis di Pangkalan Bun Kobar, 2 Korban Masih Dirawat
Semua korban kebakaran ledakan mesin boiler pabrik kayu lapis dirawat di Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat. (Foto: iNews.id/Sigit Dzakwan Pamungkas)
Advertisement . Scroll to see content

Saat ditemui di luar ruangan, Maria, istri korban, warga Jalan H Moestalim, Kelurahan Maditejo, menceritakan musibah yang menimpa suaminya. Dia mengatakan, jika suaminya bisa selamat dari amukan si jago merah dengan cara merayap.

"Kondisi suami sejak ditemui di IGD dalam keadaan sadar dan masih bisa berkomunikasi dengan baik. Suami saya itu karyawan di PT Korindo Ariabimasari, dan bekerja sebagai maintenance enginering," kata Maria, Jumat (22/9/2023). 

Suaminya bekerja di perusahaan tersebut sejak tahun 1995 atau 1996. Atas insiden ini, biaya pengobatan sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan.

Sementara itu pihak rumah sakit mengatakan, jika awalnya yang dirawat tiga orang, namun korban yang satu sudah dipulangkan karena luka ringan. 

"Sedangkan dua pasien lainnya masih dirawat," ujar Wakil Direktur RS Sultan Imanuddin, Hardino.

Sebelumnya, mesin boiler pabrik kayu lapis itu meledak dan terbakar hebat. Akibat dari peristiwa ini tiga pekerja dievakuasi ke RS Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun karena mengalami luka bakar serius.

Beruntung pemadam kebakaran segera menjinakkan api yang mulai melalap seluruh area pabrik tertua di Pangkalan Bun tersebut. Kini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab meledaknya mesin boiler.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut