Menegangkan! Kronologi Penangkapan Bandar Narkoba di Katingan Berujung 1 Polisi Gugur 2 Hilang
Untuk menyelamatkan diri, para anggota Satresnarkoba berusaha meninggalkan lokasi, termasuk dengan berenang menyeberangi sungai. Dalam proses pelarian tersebut, massa diduga juga melepaskan tembakan menggunakan senjata api rakitan ke arah petugas.
Setelah situasi mereda, Aipda Yudhie ditemukan gugur dengan luka di bagian kepala dan jari tangan putus. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palangka Raya untuk menjalani visum dan autopsi.
Suasana duka menyelimuti kedatangan jenazah, sementara keluarga korban tampak histeris. "Kita terkejut pagi tadi mendengar informasi ini. Ada luka di kepala dan tangan," kata Labih, keluarga Aipda Yudhie.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan pencarian terhadap dua anggota Satresnarkoba yang masih hilang terus dilakukan oleh tim gabungan. Sementara itu, jenazah Aipda Yudhie dan Tario telah menjalani visum dan autopsi di RS Bhayangkara Palangka Raya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan bentrokan hingga menelan korban jiwa tersebut.
"Kami sudah olah TKP dan saat ini kami masih berfokus pencarian terhadap anggota kami yang belum ditemukan," ujar AKBP Dodik.
Editor: Kurnia Illahi