Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bolehkah Mandi Wajib Setelah Sahur? Jangan Sampai Salah, Ini Panduan Praktisnya!
Advertisement . Scroll to see content

Mandi Wajib Setelah Berhubungan Apakah Harus Keramas? Simak Penjelasan serta Tata Caranya

Senin, 17 Oktober 2022 - 18:28:00 WIB
Mandi Wajib Setelah Berhubungan Apakah Harus Keramas? Simak Penjelasan serta Tata Caranya
Mandi wajib setelah berhubungan tidak mesti dengan keramas memakai shampo sebelum mandi wajibnya tuntas. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah.” (QS. Al Maidah: 6)

Mandi wajib setelah berhubungan apakah harus keramas?

Mandi wajib memang kerap diidentikkan dengan keramas, padahal tidak demikian. Keramas menurut KBBI mencuci rambut dengan shampo yakni dengan cara mengguyur dan meratakannya.

Direktur Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Ahmad Sarwat MA dalam kajian Konsultasi Fiqih dilansir dari laman rumahfiqih menjelaskan, mandi wajib atau junub itu tidak identik dengan keramas.

Menurut Ahmad Sarwat, hal terpenting dalam mandi wajib adalah meratakan air ke seluruh tubuh dan tidak harus dengan sabun atau keramas menggunakan shampo. 

Ulama NU, KH Bahauddin Nursalim (Gus Baha) mengatakan, syarat sahnya mandi wajib atau junub untuk menghilangkan hadats besar jangan ada di tubuh sesuatu yang bisa mengubah (sifat) air (mutaghayyir) dengan memakai shampo sebelum mandi junub selesai. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut