Digitalisasi Kalteng Tembus Panggung Nasional, Masuk Nominasi Digital Innovation Awards 2026
Dia menjelaskan bahwa di sektor infrastruktur digital, hingga akhir 2026 Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan pemasangan internet satelit Starlink di 2.080 titik fasilitas publik desa.
“Program ini sudah berlangsung sejak 2025 dan di tahun ini (2026) terus berjalan. Total ada sekitar 2.080 titik yang diajukan untuk penguatan jaringan internet, dan semuanya akan melalui proses verifikasi serta validasi di lapangan. Fokus kita mempercepat pemerataan akses informasi," ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, pada awal 2026, pemasangan internet di kantor desa telah mencapai 100 persen, sehingga layanan administrasi dan komunikasi pemerintah dapat berjalan lebih efektif, terutama di wilayah terpencil.
Adapun transformasi digital juga menyasar sektor pendidikan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berhasil mencapai target 100 persen penggunaan papan tulis interaktif digital di sekolah-sekolah.
Sementara itu, untuk memudahkan layanan perpajakan daerah, Pemprov Kalteng juga meluncurkan aplikasi E-Pahari, sebuah layanan Samsat digital mandiri. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) secara online tanpa harus datang ke kantor Samsat.
Layanan digital ini diharapkan dapat mempercepat transaksi pemerintah daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mengurangi antrean di kantor Samsat.
“Dengan berbagai inovasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk menjadikan digitalisasi sebagai fondasi penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah provinsi,” ucapnya.
Editor: Rizqa Leony Putri