BKSDA Kalteng : Habitat dan Perburuan Ancam Kehidupan 4 Kucing Liar Kalimantan
PALANGKA RAYA, iNews. id – Kehidupan 4 jenis kucing liar Kalimantan terancam. Dari pantauan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng) habitat di alam liar dan perburuan liar masih terjadi.
Kepala BKSDA Kalteng Nur Patria Kurniawan mengatakan, keempat spesies tersebut adalah kucing pesek (Prionailurus planiceps), kucing merah (Catopuma badia), kucing batu (Pardofelis marmorata), dan macan dahan (Neofelis diardi).
Selain keempat spesies tersebut, juga ada kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis) yang juga hidup di Pulau Kalimantan yang memiliki status konservasi least concern (LC) atau berisiko rendah.
“Habitat dan perburuan liar menjadi ancaman,” katanya.
Nur Patria mengatakan, saat ini data terkait kucing liar di Kalimantan masih sangat minimal. Untuk itu BKSDA Kalteng bersama Yayasan Borneo Nature Indonesia (BNF) pada 23 Juni lalu telah menggelar workshop.
Kegiatan yang fokus tentang pengembangan strategi konservasi spesies kucing liar di Provinsi Kalteng itu turut mempertemukan berbagai instansi atau lembaga pemerintahan, swasta, universitas dan LSM yang telah maupun sedang bekerja untuk kucing liar.