Beratnya Latihan dan Pendidikan Kopaska, Fase Pertama Diakhiri Minggu Neraka
Pada tahapan ini menjadi keahlian khusus dan ciri khas pasukan katak di seluruh dunia. Pada tahapan ini beragam teknik dipelajari, dari teknik menjinakkan ranjau, patroli pantai, renang rintis, penyelaman laut dalam dan selam dengan Scuba Close Circuit.

Kemudian, teknik sabotase kapal musuh menggunakan torpedo hidup serta penyerbuan dalam laut. Semuanya harus dikuasai para siswa karena pendidikan ini merupakan bagian akhir dari pendidikan madya brevet Paska. Pelatih mengadakan latihan berganda yang mencakup keseluruhan materi yang pernah diberikan.
Selesai mengikuti pendidikan Kopaska hampir satu tahun itu, selanjutnya digelar operasi amfibi khusus, demo UDT, infiltrasi, serbuan amfibi dan keahlian lain yang dimiliki pasukan katak di hadapan para petinggi TNI AL.
Usai menyelsaikan semua tahapan, para anggota baru Pasukan Katak berhak menyandang baret merah Kopaska, Brevet Manusia Katak, Brevet Para Dasar, brevet menembak TNI AL, Brevet Selam TNI AL, Brevet Renang Selat hingga brevet-brevet lainnya.
Mereka selanjutnya akan ditempatkan di detasemen latih Komando Armada (Koarmada) I dan Koarmada II selama satu tahun. Selanjutnya, mereka bisa menempuh pendidikan spesialisasi (master/tingkat madya) di bidang masing-masing minimal setelah dua hingga tiga tahun bertugas di Kopaska.
Editor: Kurnia Illahi