Tolak Bayar Pungli, Pengawas Angkutan Truk Dibogem dan Nyaris Ditebas Parang
Mencoba menengahi permasalahan dan menyampaikan bahwa truk tersebut bukan anggota organisasi pelaku, pelaku malah emosi. Dia langsung memukul serta menghantamkan parang yang masih terbungkus sarung.
"Ketika itu saya berbalik, dia menghantamkan parang dari belakang dan memukul dengan tangan di pipi sebelah kanan. Saat pelaku mencabut parang dari sarung, korban dilerai oleh teman pelaku dan dibawa ke posko mereka, tak jauh dari pelabuhan," kata Dahlan.
Korban hendak melaporkan insiden penyerangan itu ke pihak aparat keamanan. Namun, dia dihalang-halangi oleh teman pelaku dengan dalih di posko sudah ada petugas yang menunggu.
"Di posko itu saya tidak melihat ada anggota yang memakai seragam, malah saya diintimidasi dan kembali dipukul oleh pelaku," katanya.
Usai mendapat laporan penganiayaan, anggota Polsek KPL langsung meringkus pelaku WH. Namun saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek KPL Ipda Rizqada belum memberikan komentar. Dia beralasan masih ada kegiatan di Polresta Banjarmasin.
Ketua Aptrindo-Alfi Ilfa Ali Musa Siregar sangat menyayangkan insiden tersebut dan berharap kejadian yang sama tidak terulang lagi. Pihaknya juga akan mengikuti segala prosedur hukum yang berjalan di Polresta Banjarmasin.
"Kami tidak mau insiden ini terjadi. Sebenarnya masalah seperti demikian bisa diselesaikan dengan baik," ujarnya.
Editor: Maria Christina