Sulaiman memaklumi jika dilihat dari teori tentu tidak menguntungkan bagi petani tambak. Namun dia menghimbau agar saat kemarau seperti saat ini, petani tidak memaksakan keadaan.
Selainnya itu, pemberian pakan dari limbah ternak seperti usus ayam juga tidak baik juga dilakukan kondisi saat ini. Pencernaan ikan kurang baik saat kemarau ditambah oksigen tidak optimal dalam air.
Sulaiman tidak menampik adanya sebab lain seperti limbah batu bara yang mencemari, namun hal itu kecil kemungkinan terjadi.
DKP3 Banjarmasin kata Sulaiman akan terus memantau dan mencoba mengingatkan kembali agar para petani bisa menghitung kondisi air saat penebaran bibit ikan.
"Kelompok sebenarnya tahu saja hal seperti selalu mungkin terjadi. Kami mengingatkan kembali waktu penebaran bibit diatur, supaya jangan menemui situasi ini," katanya.