Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

Populasi Bekantan di Kalsel Turun Drastis hingga 2.500 Ekor, Perda Perlindungan Digagas

Kamis, 16 Juli 2020 - 22:15:00 WIB
Populasi Bekantan di Kalsel Turun Drastis hingga 2.500 Ekor, Perda Perlindungan Digagas
Ketua Sahabat Bekantan Indonesia (SBI), Amelia Rezeki, saat proses evakuasi dan perawatan seekor Bekantan yang terluka, di Pusat Rehabilitasi dan Konservasi SBI di Banjarmasin. (Foto: iNews/Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Sementara Ketua Yayasan SBI, Amalia Rezeki menyebutkan, populasi bekantan salah satu primata khas Kalsel mengalami penurunan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun. Data tahun 2013 sampai 2020 yang dimiliki SBI, dari jumlah 5.000-an ekor berkurang menjadi 2.500 ekor.

“Penurunan populasi bekantan di Kalsel mencapai 50 persen,” kata Amalia.

Menurut Amalia, banyak faktor penyebab berkurangnya populasi bekantan. Bukan hanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk kepentingan komersial saja, tapi juga karena alih fungsi lahan. Banyak lahan yang dijadikan perkebunan dan permukiman maupun untuk kepentingan lainnya.

“Perburuan liar juga jadi penyebab lajunya penurunan bekantan,” ujar Amalia.

Editor: Abay Fadillah Akbar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut