Kepala BNPT Sebut Penyerang Polsek Daha Selatan Terpapar Pemikiran Sesat
BANJARBARU, iNews.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar menyebut penyerangan di Polsek Daha Selatan akibat pelaku terpapar pemikiran sesat. Pelaku menebar kebencian dengan menyerang kepolisian.
"Pelaku seorang anak muda ini telah terpapar paham yang bisa dikatakan mohon maaf sesat. Dimana dia menebar kebencian tidak pada tempatnya," kata Boy Rafli di Banjarbaru, Sabtu kemarin (6/6/2020).
Boy Rafli menyatakan jika kasus yang menewaskan seorang anggota Polsek Daha Selatan itu kategorinya sudah termasuk kejahatan terorisme.
"Ini persoalan serius, terorisme merupakan extra ordinary crime. Sehingga penanganannya di samping konteks hukum yang dituntaskan, kita harus kaji apa yang menjadi motivasi atau hal melatarbelakanginya," katanya.
Menurut dia, nilai-nilai agama yang salah dipahami oleh sosok pemuda sehingga bertentangan dengan ajaran Islam. Untuk itulah, Boy Rafli meminta para ulama dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat termasuk generasi muda agar peristiwa tersebut tidak terjadi kembali.