Gua Telaga Dewa jadi aset Geopark Meratus, Begini Pemandangannya
Ornamen yang disebut sebagai telaga dewa didapati setelah menyusuri gua kurang lebih 30 meter dari mulut gua.
Tentunya, saat di dalam gua ada batasan dan aturan yang harus ditaati oleh pengunjung.
Sejak 2018, Gua Telaga Dewa mulai ramai dikunjungi orang. Namun karena adanya wisatawan yang tidak bertanggung jawab, bahkan mencoret dinding gua, tempat itu pun ditutup sementara.
"Sebelum kembali dibuka, kami akan memberikan edukasi agar wisatawan lebih berhati-hati dan tidak lagi melakukan hal yang tidak bertanggung jawab di gua," katanya.
Dia menambahkan, setiap ornamen gua terbentuk dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga sangat disayangkan apabila ada wisatawan yang merusak.
Sementara salah satu wisatawan, Sukri mengungkapkan Gua Telaga Dewa di Desa Liyu tersebut memang sangat bagus dan sangat eksotis dengan keasriannya.
"Luar biasa sekali gua ini, dari mulut gua saja sudah sangat indah untuk dinikmati apalagi sampai ke dalamnya melihat ornamen yang begitu unik," katanya.
Editor: Nani Suherni