Gosong Pasir di Muara Sungai Kintap Tanah Laut Ganggu Aktivitas Nelayan
Biasanya, ujar Alimuddin, dalam satu bulan ada sekitar 8 hari, nelayan kesulitan keluar masuk sungai, yakni saat air laut benar-benar surut ditambah dengan tidak ada dorongan air dari dalam sungai akibat musim kemarau.
“Selain karena air laut yang benar-benar surut, ditambah lagi sampai saat ini kemarau masih berlangsung, sehingga tidak ada dorongan air dari dalam sungai,” ujar Alimuddin.
Alimuddin menuturkan, nelayan sangat berharap upaya dari dinas terkait dalam mengatasi pendangkalan tersebut karena benar-benar mengganggu aktivitas nelayan untuk mengais rezeki ke laut.
Sebelumnya hal serupa juga dialami nelayan Desa Swarangan, Kecamatan Jorong. Nelayan juga tidak dapat leluasa keluar masuk sungai akibat gosong yang menutupi muara Sungai Jorong.
Sekarang kondisi di Muara Sungai Jorong normal kembali setelah Dinas PUPRP Tala melalui Bidang Sumebr Daya Air mengeruk pasir yang menutupi muara sungai.