“Komunikasi dengan partai lain sangat intens, tapi jangan kita buka sekarang tunggu waktunya saja,” ujarnya.
Persyaratan mencari koalisi kepada parpol lain, diakui Sekretaris DPD Golkar Banjarmasin, Matnor Ali, karena hanya memiliki enam kursi di DPRD Kota.
“Syarat mencalonkan pasangan itu minimal sembilan kursi di parlemen, kita masih kekurangan tiga lagi. Makanya kita tidak bisa mengusung sendiri, harus bergandengan dengan partai lain,” kata Matnor.
Usai mendapat kepastian jadwal Pilkada yang digelar Desember 2020. Golkar terlihat paling gesit menyiapkan jagoannya untuk memimpin Ibu Kota Kalsel, Banjarmasin.
DPP Partai Golkar akan mengumumkan secara resmi usungannya di Pilwali Banjarmasin, pada akhir Juni nanti.
Editor: Abay Fadillah Akbar