Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bawa Kabur Uang Rp553 Juta Milik Pesantren Tahfizh DQI Tanah Laut, Mandor Diburu Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Peduli Karhutla Kalsel, Beri Pengobatan Gratis bagi Warga dan Petugas di Tanah Laut

Senin, 04 September 2023 - 19:22:00 WIB
Dokter Peduli Karhutla Kalsel, Beri Pengobatan Gratis bagi Warga dan Petugas di Tanah Laut
Dokter peduli karhutla Kalsel menggelar baksos pengobatan gratis di Tanah Laut. (FOTO: iNews/ZULKIFLI YUNUS)
Advertisement . Scroll to see content

TANAH LAUT, iNews.id - Puluhan dokter, calon dokter dan Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar bakti sosial Cepat Tanggap Asap, Minggu (03/09/2023) pagi. Baksos di Desa Gunung Raja sebagai bentuk kepedulian terhadap korban karhutla itu mendapat sambutan warga Kecamatan Tambang Ulang dan Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam baksos tersebut, dokter dan calon dokter memberikan pengobatan gratis kepada warga dan petugas pemadam karhutla yang mengidap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat mengisap asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Pantauan di lokasi, para dokter dari Persatuan Dokter Paru Indonesia (PPDI), dokter spesialis penyakit dalam, dan dokter spesialis anak bersama mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) itu, memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat.
 
Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang dan Desa Benua Raya, Bati-bati dipilih sebagai lokasi baksos karena berada dekat dengan lokasi karhutla yang telah berlangsung dua bulan terakhir. Mereka terpapar asap karhutla yang sampai saat ini masih terus berlangsung.

Bakti sosial dan penyuluhan ini dihadiri perwakilan Dinkes Kalsel, Dinkes Tanah Laut, Camat Bati-bati, Camat Tambang Ulang, Kepala Puskesmas Tambang Ulang, perwakilan Puskesmas Bati-bati, Kapolsek Tambang Ulang dan Komandan Pos Ramil Tambang Ulang, Kades Gunung Raja, serta plt Kades Benua Raya.

Dokter Isa Ansori koordinator bakti sosial mengatakan, baksos ini digelar untuk membantu masyarakat sekaligus mengetahui dampak yang dapat ditimbulkan oleh karhutla. "Selain dapat menimbulkan ISPA, warga yang sering terpapar asap karhutla juga bisa terkena kanker paru," kata dr Isa Ansori.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut