Deretan Peninggalan Kerajaan Banjar, Ada Masjid Tertua di Kalimantan Selatan
BANJARMASIN, iNews.id - PeninggalanKerajaanBanjar dari sudut pandang arkeologi merupakan eksistensi pendukung budaya masa lalu yang sudah tidak eksis lagi dapat direkonstruksi berdasarkan peninggalan yang masih ada hingga saat ini. Kerajaan Banjar termasuk salah satu kerajaan yang pernah eksis pada masa lalu.
Peninggalan fisik yang dari masa lalu digolongkan dalam dua jenis, yaitu bersifat monumental dan artefaktual. Monumental biasanya berupa bangunan, seperti candi, masjid, istana, tempat tinggal dan gapura.
Sedangkan artefaktual, tinggalan-tinggalan yang mudah berpindah atau mudah dipindahkan, seperti alat-alat rumah tangga, sisa-sisa bahan bangunan, keramik, buku dan sebagainya.
Kerajaan Banjar mulai muncul pada awal abad ke-16 Masehi dengan raja pertama, Sultan Suriansyah. Nama lain dari Kerajaan Banjar, yaitu sebutan Kerajaan Banjarmasin atau Kesultanan Banjar.
Kerajaan Banjar berdiri pada 24 September 1526 sebagai kerajaan Islam (Saleh 1981/1982). Kerajaan Banjar bisa dikatakan sebagai kerajaan terbesar sepanjang masa karena berbagai alasan, salah satunya karena perang VOC dan Kolonialisme Belanda, wilayah kerajaan berkurang hingga seluas Kalimantan Selatan dan daerah Kalimantan Tengah di sepanjang aliran Sungai Barito.