Delegasi Women 20 Jelajahi Wisata Pulau Bakut
Saat berada di objek wisata Pulau Bakut, rombongan dipersilahkan menikmati keindahan panorama Pulau Bakut yang dalamnya terdapat beragam potensi flora dan fauna terutama Bekantan (Nasalis Larvatus) yang merupakan satwa endemik Kalimantan dan menjadi maskot Provinsi Kalsel. Rombongan diajak menyusuri selasar (titian) sepanjang 630 meter yang melingkari kawasan Sanctuary Bekantan tersebut untuk menyaksikan keberadaannya secara dekat.
Seorang kedutaan Jepang Hiroki Sasaki yang diminta tanggapan terkait keberadaan TWA Pulau Bakut pun mengaku cukup kagum. Terlebih, menurutnya, di dalamnya terdapat beragam spesies flora dan fauna terutama jenis monyet berhidung panjang Bekantan.
Dirinya menyarankan, keberadaan jenis satwa langka ini harus diperhatikan agar bisa berkembang biak sehingga tidak sampai terjadi kepunahan. “Keberadaan objek wisata Pulau Bakut ini cukup potensial dan seyogyanya dipelihara dengan baik agar hewan langka Bekantan populasinya terus bertambah,” ucapnya.
Plt Kadisporbudpar Batola Raudatul Jannah, selaku tuan rumah pun mengucapkan terima kasih kepada rombongan baik dari delegasi W20 sendiri maupun dari Pemprov Kalsel. Raudatul berharap dari kunjungan yang dilaksanakan dapat memberi manfaat dan kepuasa, sehingga bisa berguna bagi kegiatan W20 sendiri maupun dari masing-masing individu.
Sementara bagi Batola, lanjutnya, diharapkan membawa kemajuan objek wisata, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat sekitar. Tak lupa, dirinya juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam penyambutan terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan baik terhadap pelayanan maupun sarana yang tersedia.