Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tim KPK dan Bupati Konawe Kepulauan Diadang Warga di Lokasi Tambang PT Gema Kreasi Perdana
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Desa Wonorejo di Balangan Kalsel yang Ditinggalkan Penghuninya

Minggu, 19 April 2020 - 06:00:00 WIB
Cerita Desa Wonorejo di Balangan Kalsel yang Ditinggalkan Penghuninya
Sekretaris Desa Wonorejo, Agus Priyanto saat berbicang dengan wartawan, Sabtu (19/4/2020). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Sejak 2005 berangsur-angsur hingga saat ini, kata dia, semua lahan pertanian, perkebunan, hingga perumahan telah dibebaskan oleh PT Adaro Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara. Kini yang tersisa satu bangunan Polindes milik Pemerintah Kabupaten Balangan.

“Sementara fasilitas pemerintah, seperti jalan, sekolah, tempat ibadah sebagian sudah diganti pihak perusahaan melalui tim penilai independen (aprisal),” katanya.

Dua tahun kemudian, berdasarkan petunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalsel memerintahkan alokasi dana desa (ADD) tak boleh disalurkan lagi. ADD itu kemudian diserahkan ke kas negara.

Pemkab Balangan kemudian melaporkan ke Pemprov Kalsel dan Kemendagri untuk mengusulkan penghapusan Desa Wonorejo. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait penghapusan Desa Wonorejo, di Kecamatan Juai tersebut.

Jika diakses dari Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalsel, menuju Desa Wonorejo berjarak sekitar 230 kilometer. Desa Wonorejo mulanya memiliki warga sekitar 1.000 jiwa dengan 300 KK.

Selain untuk menjamin warga di sana, pemerintahan Desa Wonorejo tetap ada untuk transisi. Sebab, Desa Wonorejo diwacanakan untuk digabung ke Desa Sumber Rezeki, desa yang bersebelahan dengan desa tersebut. Sebagian lahannya pun sudah dibebaskan.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut