Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Angin Puting Beliung Terjang 2 Desa di Barito Kuala, Seratusan Rumah Rusak Parah
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Barito Kuala Luncurkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Senin, 14 Februari 2022 - 14:46:00 WIB
Bupati Barito Kuala Luncurkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak
Bupati Barito Kuala (Batola) Noormiliyani AS meluncurkan dua Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). (Foto: dok Pemkab Barito Kuala)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bupati Barito Kuala (Batola) Noormiliyani AS meluncurkan dua Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), Sabtu (12/2/2022). Kedua desa tersebut, yakni Desa Sepakat Bersama yang berada di Kecamatan Anjir Muara dan Desa Pulau Sewangi di Kecamatan Alalak.

Launching yang dipusatkan di Desa Sepakat Bersama ini dihadiri Sekdakab Batola Zulkipli Yadi Noor, Kepala DPPPA Provinsi Kalsel Husnul Khatimah, Kepala DPPKBP3A Batola Harliani, Ketua TP-PKK Batola Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor, Ketua DWP Herwina Rezeki Zulkipli Yadi Noor, camat, relawan sahabat perempuan dan anak (Sapa), serta tamu undangan lainnya.

Launching yang ditandai deklarasi relawan Sapa dan penandatanganan komitmen bersama dalam mewujudkan DRPPA ini juga saksikan Sekretaris Kemen-PPPA RI Pribudiarta, Staf Ahli Kementerian, Asisten Deputi Perlindungan Perempuan, dan Fasilitator Nasional melalui virtual. Bupati Batola Noormiliyani merasa bangga atas terpilihnya dua desa di Batola sebagai model DRPPA. Dia menyatakan program ini merupakan salah satu upaya dalam memberikan pemenuhan hak-hak perempuan dan anak-anak.

Bupati perempuan satu-satunya di Kalsel ini mengutarakan, sebenarnya Batola sudah sejak lama berkomitmen untuk menjadi kabupaten ramah dan layak untuk anak-anak serta menjadikan daerah peduli dan ramah terhadap perempuan. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya keterwakilan perempuan di berbagai bidang termasuk kades, sehingga menjadikan kabupaten ini terbanyak memiliki kades perempuan yakni 12 dari 163 kades.

“Kita berharap dengan adanya model desa ini akan meningkat kesadaran dalam mengintegrasikan perspektif gender dan ramah anak di setiap tata kelola pemerintahan desa,” ucap perempuan yang pernah menjabat Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut