Beda Suku Dayak dan Banjar, Penduduk Asli di Pulau Kalimantan
Karena itu, banyak suku Dayak yang dikenal dengan kebudayaan maritim atau bahari karena mereka memiliki pekerjaan untuk nelayan di huluan sungai dalam mencari bahan baku makanan.
Menurut sejarah, suku ini pernah mendirikan suatu kerajaan yang akhirnya dikalahkan kerajaan Majapahit. Ketika situasi kerajaan terpecah belah, banyak suku Dayak yang kemudian mengenal agama, seperti Islam sehingga mereka lepas dari adat dan budaya Dayak dan membentuk suatu koloni baru, menjadi suku Melayu dan Banjar.
Namun masih ada banyak suku Dayak yang mengimani kepercayaan dan adatnya, kemudian kembali menempati wilayah kekuasaannya yakni di pedalaman hutan dan aliran sungai di Kalimantan.
Suku Dayak ini dikenal akan keberanian, ulet, tangguh, berani dan gigih. Mereka bisa survive di alam terbuka di pedalaman hutan Kalimantan, tanpa mengenal teknologi dan mereka memanfaatkan alam sebagai penopang agar bisa bertahan hidup.
Karena itu, Suku Dayak sangat mencintai alam dan menganggap alam sebagai tuhan yang memberikan mereka sumber kehidupan.